features Berita Terkini

Banner Pengumuman 

 

Penyerahan SK Impassing Tenaga Teknis Pengadilan Agama Pati

14 Nov

793
Written by Super User

Bertepatan dengan pelaksanaan pembinaan dalam kegiatan Apel Senin Pagi, 13 Nopember 2017 di halaman kantor Pengadilan Agama Pati. Dalam pembinaan tersebut ketua Pengadilan Agama Pati berpesan untuk senantiasa mensyukuri segala yang telah kita terima khususnya dengan turunnya SK impassing atau penyesuaian gaji untuk Hakim dan tenaga teknis lainya dilingkungan Pengadilan Agama Pati dengan meningkatkan kinerja. 

Saat sebagai komandan Apel senin 13 Nopember 2017

Suasana Apel dengan ketua menjadi pembina Apel

Penyerahan SK Impassing kenaikan kelas secara simbolis kepada perwakilan pegawai

Drs. Abd Wahib mewakili hakim menerima SK impassing di Jajaran Hakim

 

Ketua Pengadilan Agama Pati dalam juga menyinggung perihal capaian penyelesaian perkara yang masih dibawah 80%, kepada Majelis Hakim, Panitera, Panitera Pengganti dan Jurusita Pengganti untuk bisa secara komperehensif dalam menyelesaikan perkara yang ditangani sehingga bisa efisien dan lebih cepat tercapai target penyelesaian perkaranya. Jika memungkinkan untuk bisa memanfaatkan hari jumat untuk penundaan sidang.

Peresmian 85 Pengadilan Agama Baru Oleh Ketua Mahkamah Agung

22 Oct

619
Written by Super User

Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof Hatta Ali bakal meresmikan operasionalisasi 85 pengadilan baru di seluruh Indonesia, pada Senin (22/10/2018) di #Melounguane, Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. 85 pengadilan baru tersebut terdiri dari 30 Pengadilan Negeri (PN); 50 Pengadilan Agama; 3 Mahkamah Syar’iyah; dan 2 Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Pengadilan baru tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan berada di ibukota kabupaten atau kotamadya, kecuali untuk PTUN berada di ibukota provinsi. 85 pengadilan yang baru dibentuk masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarananya,” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah dalam keterangannya di Jakarta, Jum’at (19/10/2018).

Acara peresmian ini akan dihadiri beberapa orang hakim agung, Sekretaris Mahkamah Agung dan Pejabat Eselon Satu di lingkungan Mahkamah Agung dan serta pimpinan Pengadilan yang baru diresmikan.

Abdullah mengatakan hanya 15 pengadilan yang tanahnya berstatus sertifikat a.n MA RI. Sementara 26 pengadilan berstatus hibah tanah Pemda setempat; 26 pengadilan dalam proses hibah tanah oleh Pemda setempat; 15 pengadilan berstatus pinjam pakai tanah dari Pemda setempat. Bahkan, terdapat 3 pengadilan berstatus belum ada lokasi tanahnya (dalam proses pengadaan).

Untuk prasarana gedung kantor pengadilan baru, terdapat 68 pengadilan yang gedungnya berstatus pinjam pakai Pemda setempat. Sementara 11 pengadilan menggunakan aset bangunan dari pengadilan terdekat (zitting plat); 3 pengadilan yang berstatus hibah dari Pemda setempat; 3 pengadilan berstatus sewa ke pihak lain; dan 1 pengadilan berstatus pinjam pakai dari Kementerian/Lembaga setempat.

Untuk sarana meubelair kantor pengadilan baru, terdapat 78 pengadilan yang meubelairnya berstatus pinjam pakai; 6 pengadilan berstatus dalam proses pengadaan dan 1 pengadilan berstatus hibah. Untuk alat pengolah data (berupa PC dan Printer) terdapat 72 pengadilan berstatus pinjam pakai dari Pemda setempat; 10 pengadilan berstatus sedang dalam proses pengadaan; 2 pengadilan berstatus transfer dari satker pengadilan sekitarnya dan 1 pengadilan berstatus hibah.

Sedangkan kendaraan dinas (roda dua dan roda empat) terdapat 69 pengadilan berstatus pinjam pakai Pemda setempat dan pengadilan induk (terdekat); 15 pengadilan berstatus dalam proses pengadaan; dan 1 pengadilan berstatus hibah.

Sesuai arahan Ketua MA meskipun sarana dan prasarana pendukung operasional pengadilan baru masih serba terbatas, hal tersebut tidak menjadi alasan bagi aparatur pengadilan untuk tidak memberi layanan dan semua bertekad untuk tetap memberi pelayanan yang terbaik bagi para pencari keadilan di seluruh pelosok Indonesia.

“Sesuai arahan Yang Mulia Ketua MA dalam berbagai kesempatan, peresmian 85 pengadilan baru merupakan langkah strategis sekaligus bentuk perhatian dari pemerintah (eksekutif) dan Mahkamah Agung (yudikatif) dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Meskipun dengan segala keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana, serta Sumber Daya Manusia (SDM),” lanjutnya.

“Demi mewujudkan justice for all, dalam waktu bersamaan MA terus berupaya mengajukan permohonan anggaran untuk membangun kantor dan melengkapi infrastruktur pengadilan secara bertahap ke depannya,” kata dia.

Di sisi lain, alasan dibentuknya pengadilan baru, kata Abdullah, daerah-daerah yang awalnya secara geografis berada sangat jauh dari kantor pengadilan yang sudah ada karena berada di wilayah ibukota kabupaten yang dimekarkan, sehingga menyulitkan masyarakat pencari keadilan. Namun, dengan dibentuknya 85 pengadilan baru tersebut diharapkan sudah tidak lagi menjadi kendala utama. Sehingga, masyarakat setempat tidak lagi mengeluarkan biaya besar menuju ke pengadilan karena waktu tempuh menjadi relatif singkat.

“Pemilihan Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai lokasi peresmian pengadilan baru ini bentuk perhatian dan apresiasi pimpinan MA terhadap pengadilan-pengadilan yang berada di wilayah pelosok dan pulau terluar di Indonesia. Kabupaten Kepulauan Talaud terletak di sebelah utara Pulau Sulawesi dan wilayah paling utara di Indonesia Timur yang berbatasan langsung dengan daerah Davao del Sur, Filipina,” katanya.
Sumber:HUKUMONLINE

Purnabhakti KPTA Jawa Tengah

02 Nov

829
Written by Super User

Oleh Admin Kepegawaian PTA Semarang

31 Oktober 2017

Ketua Kamar Agama MA Pimpin Wisuda Purnabhakti KPTA Jawa Tengah

Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung (MA) Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M. memimpin acara wisuda Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jawa Tengah Drs. H. Mansur Nasir, S.H., M.H. yang telah memasuki masa purnabhakti alias pensiun. Prosesi ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan MA atas pengabdian dari Ketua PTA Jawa Tengah.

Bertempat di Patra Hotel dan Convention Semarang (31/10), acara prosesi wisuda purnabhakti Ketua PTA Jawa Tengah ini dihadiri Dirjen Badilag, para KPTA, hakim tinggi, dan sejumlah pejabat di lingkungan PTA Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Amran Suadi mengatakan pimpinan MA menyampaikan selamat kepada wisudawan purnabhakti atas keberhasilan dalam mengakhiri masa bhakti ini dengan selamat dan tanpa halangan sesuatu.”Kita berharap dan berdoa semoga beliau akan senantiasa dalam lindungan Allah SWT”. kata Amran Suadi.

Amran melanjutkan wisuda purnabhakti merupakan bentuk penghargaan atas masa kerja yang telah dilaksanakan dalam menjalankan tugas sebagai pejabat di lingkungan MA. “Wisuda purnabhakti adalah upacara yang dinantikan oleh seluruh pejabat yang telah dengan selamat mengakhiri masa purnabhakti, tidak terkecuali wisudawan punabhakti sebagai ketua pengadilan tingkat banding yang merupakan simbol bagi seorang hakim ketika melepaskan jabatannya sebagai seorang hakim”. Lanjut Amran Suadi.

Ia berharap pada wisudawan purnabhakti sebagai anggota Korp hakim dan warga peradilan agar tetap terjalin komunikasi dan tali silaturrahmi dengan insan jajaran peradilan dan Mahkamah Agung. “saya berharap untuk selalu mendharmabaktikan ilmunya dalam rangka penegakan hukum dan pembangunan hukum”. sambungnya;

Dirinya mengakui wisudawan purnabhakti adalah seorang yang ulet, dengan gaya yang luwes dalam pergaulan, keteguhan dan ketegasan dalam memimpin. Sifat dan gaya itu juga terbawa saat beliau menjadi pimpinan di beberapa pengadilan sebelumnya.“Akhirnya saya ucapkan selamat dengan iringan doa semoga Bapak Drs. H. Mansur Nasir, S.H., M.H. selalu diberi kesehatan dan keberkahan dari Alalh SWT dalam menjalani rutinitas setelah purnabhakti ini”. pesannya.

 

Pisah Sambut Ketua Pengadilan Agama Pati

15 Apr

Written by Super User

20160401 141802[1]

Drs. H. Sudjadi, S.H., M.H., Hakim Pengadilan Agama Pati memimpin Doa pada saat acara


Jum’at 1 April 2016 bertempat di ruang rapat Pragolo Kantor Pemda Pati, Acara pisah sambut Ketua  Pengadilan Agama Pati dilaksanakan dengan dihadiri oleh Jajaran Forkomda Pemkab Pati, Ketua Pengadilan, Panitera, Sekretaris se wilayah koordinator Pati, Ketua, Hakim, Panitera Pengadilan Negeri ketua Dharma Yukti Karini, serta Kelurga besar Pengadilan Agama Pati sekalian bapak dan ibu. 
Acara pisah sambut Ketua Pengadilan Pati  dimulai dengan lantunan ayat ayat suci Al Qur’an oleh Bp. Abdul Hadi dan dilanjutkan dengan Doa yang dipimpin oleh Bp. Drs. H. Sudjadi, S.H., M.H.  
Kata pamitan  oleh Drs. H. Hamdan, S.H. menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasamanya silaturrohim yang telah terjalin selama ini dengan baik, 0 baik dengan Bp. Bupati dan Forkomda Pati serta kelurga besar Pengadilan Agama Pati dan suasana yang kondusif di Kantor Pengadilan Agama Pati selama kepemimpinan beliau mohon untuk bisa berjalan terus. 
Kata permohonan maaf beliau juga sampaikan kepada Bp/ibu Bupati, Forkomda Pati, ketua, panitera, sekretris sewilayah koordinator Pati juga kepada keluarga besar Pengadilan Pati, serta Mohon doa restunya untuk melaksanakan tugas ditempat yang baru di Pengadilan Agama Jakarta Timur Kelas I A. 
Kemudian dilanjutkan kata perkenalan oleh Ketua baru Bp. Drs. Abd. Rozaq, M.H  yang memperkenalkan diri bahwa beliau adalah putra daerah yang mana dia adalah kelahiran Kayen Pati,  pendidikan tingkat dasar dan menengah di selesaikan di Pati, 
pendidikan tingkat atas di Purwodadi selanjutnya melanjutkan kulihnya di IAIN Semarang hingga selesai. Pekerjaan menjadi Pegawai Negeri yang pertama adalah di luar Jawa tepatnya di Wilayah Kalimantan, kemudian bisa mutasi di wilayah Jawa Hakim di Pengadilan Agama Sragen, sebagai Wakil di PA Purbalingga, Wakil di Pengadilan Agama Boyolali, hingga menapakkan kaki kembali di tanah kelahiran beliau tepatnya  di Pengadilan Agama Pati. 
Selanjutnya sambutan berikutnya disampaikan oleh Bupati Pati Bp. Drs. Haryanto. Diawal sambutannya dia menyampaikan ada waktu datang untuk bertemu dan ada waktu pergi untuk berpisah adalah hal yang biasa terjadi di lingkungan pejabat, rasanya memang berat untuk melepas dan berpisah yang disebabkan rasa persaudaraan serta silaturrohim yang telah terjadi selama ini, namun karena tugas meskipun berat haruslah tetap dijalani dan berangkat. Untuk bapak ketua yang lama bapak Drs. H. Hamdan, S.H. selamat bertugas di tempat yang baru di Pengadilan Agama Jakarta Timur semoga tetap sehat, sukses. Untuk bapak ketua Pengadilan Agama yang baru Drs. Abd Rozaq, M.H selamat datang di kota kelahiran  Pati. Diawal sambutanya bapak Bupati dan mewakili Forkomda Pati mengucapkan Ikut berduka cita atas meninggalnya Ibu mertua dari Bp. Drs. Abdul Rozaq, M.H. di Donohudan Boyolali, semoga khusnul khotimah diterima amal ibadahnya dan diampuni segala dosa dan kesalahannya. Harapan dari bupati untuk kepada Bapak Ketua yang baru untuk lebih lama dari pada ketua yang baru karena kota kelahiran beliau serta untuk menjaga kondisi yang kondusif di Pengadilan Agama Pati dan sedapat mungkin untuk menekan angka perceraian yang ada di pati dan dapat menyeleaikan  tugas tugas dengan baik. Diakhir sambutannya menyampaikan ucapan Selamat bertugas di Pengadilan Agama dengan sebaik baiknya. 
Di akhir acara adalah penyampaian Cindera mata yang di awali oleh Bupati, DPRD, Kapolres, Dandim, Kejaksaan, ketua PN  ketua Dharma Yukti Karini, Ketua Pengadilan Sewilayah Kordinator Pati ditutup oleh Kelurga Pengadilan Agama Pati. 
Selamat Jalan bapak Drs. H. Hamdan, S.H dan selamat Datang Ketua baru Bapak Drs. Abd. ROZAQ, M.H.

Rapat Anggota Tahunan KPRI Tunas Makmur 2018

28 Jan

563
Written by Super User

Keluarga besar dan seluruh anggota koperasi Pegawai Negeri (KPRI) Tunas Makmur Pengadilan Agama Pati oleh penguruh KPRI Tunas Makmur, menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan 2018 di Aula Pengadilan Agama Pati. Pada acara ini dihadiri pula oleh PKPRI dan Dinas Koperasi Kab. Pati.

Ketua Pengadilan Agama Pati Drs. Abd Rozaq, M.H. dalam sambutannya menyambut dengan bangga bahwa KPRI Tunas Makmur bisa menjadi alternatif solusi segenap pegawai Pengadilan Agama Pati terkait finansial. Ketua KPRI Tunas Makmur, Drs. H. Tashin yang untuk ke sekian tahun menjadi pengurus di KPRI ini. menyampaikan beberapa program dan perkembangan KPRI Tunas Makmur. Walaupun dalam laporan kali ini masih adanya dana yang mengendap tetapi rentabilitas KPRI Tunas Makmur masih sangat baik, hal ini di aminkan oleh Perwakilan PKPRI dan Dina Koperasi Kab. Pati.

Ketua KPRI Tunas Makmur, berharap kedepan bahwa hubungan kerja sama dengan segenap pegawai Pengadilan Agama PAti secara kelembagaan akan semakin melengkapi. Untuk itu berkomitmen untuk membuat MOU dengan Pengadilan Agama Pati.